DIALEKSIS.COM | Jakarta - Para pengamat dari Aceh, Jakarta hingga Surabaya mengapresiasi usulan Partai Demokrat agar Pemerintah memberikan perhatian penuh pada para keluarga awak KRI Nanggala-402 yang gugur di medan tugas. Mereka menegaskan meskipun Pemerintah sudah punya prosedur tetap bagi keluarga prajurit yang ditinggalkan, tapi ini kejadian luar biasa yang tidak boleh disikapi dengan biasa saja.
Ketua DPR RI Dr .(H. C.) Puan Maharani meminta bendera setengah tiang dikibarkan di Kompleks Gedung DPR-MPR RI dan rumah jabatan seluruh Anggota DPR RI. Hal itu disampaikan Puan untuk mengenang jasa dan penghormatan pada awak KRI Nanggala-402 yang gugur dalam tugas di perairan Bali bagian utara.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menemui keluarga anak buah kapal (ABK) KRI Nanggala-402 di Markas Komando Armada II, Surabaya, Jawa Timur. Sebanyak 15 keluarga ABK KRI Nanggala-402 hadir dalam kesempatan itu. Kehadiran Muhadjir Effendy yang juga didampingi oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini itu dalam rangka memberikan penguatan dan dukungan moral kepada keluarga ABK KRI Nanggala-402
“Inna lillahi wa inna ilaihi raaji’un. Atas nama pribadi, keluarga dan seluruh rakyat Aceh, Saya sampaikan duka yang mendalam. Doa terbaik bagi seluruh kru KRI Nanggala-402, semoga masih ada harapan mereka selamat. Jika pun gugur dalam tugas mereka insya Allah meninggal dalam kondisi syahid,” kata Nova dalam keterangan yang disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, Minggu (25/04/2021).
DIALESKIS.COM | Jakarta - Beredar video rekaman diduga para awak kapal selam KRI Nanggala-402 bernyanyi bersama diiringi gitar akustik di dalam kapal selam. Video yang diduga diambil sebelum kapal selam tersebut tenggelam di perairan Bali itu membuat publik merasa terenyuh.